Yang lalu Biarlah berlalu

10 03 2010

Mengingat dan mengenang masa lalu, kemudian bersedih atas nestapa dan kegagalan di dalamnya merupakan tindakan bodoh dan gila. itu sama artinya dengan membunuh semangat, memupuskan tekad dan mengubur masa depan yang belum terjadi.

bagi orang yang berpikir, berkas-berkas masa lalu akan dilipat dan tak pernah dilihat kembali. Cukup ditutup rapat-rapat, lalu disimpan dalam ‘ruang’ penglupaan, diikat dengan tali yang kuat dalam ‘penjara’ pengacuhan selamanya. Atau, diletakkan di dalam ruang gelap yang tak tertembus cahaya. Yang demikian, karena masa lalu telah berlalu dan habis. kesedihan tak akan mampu mengembalikannya lagi, keresahan tak akan sanggup memperbaikinya kembali, kegundahan tidak akan mampu merubahnya menjadi terang, dan kegalauan tidak akan dapat menghidupkannya kembali, karena ia memang sudah tidak ada.

Jangan pernah hidup dalam mimpi buruk masa lalu, atau bawah payung gelap masa silam. Selamatkan diri kita dari bayangan masa lalu! apakah kita ingin mengembalikan diri dari bayangan masa lalu! Apakah kita ingin mengembalikan air sungai kehulu, matahari ke tempatnya terbit, sosok bayi ke perut ibunya, air susu pe payudara ibu, air mata dalam kelopak mata? Ingatlah, ketertarikan kita dengan masa lalu, keresahan kita atas apa yang telah terjadi padanya, keterbakaran emosi jiwa kita oleh api panasnya, dan kedekatan jiwa kita pada pintunya, adalah kondisi yang sangat naif, ironis dam memprihatinkan dan sekaligus menakutkan.

Membaca kembali lembaran masa lalu hanya akan memupuskan masa depan. Mengendurkan semangat, dan menyia2kan waktu yang sangat berharga. orang yang berusaha kembali ke masa lalu, adalah tak ubahnya orang yang menumbuk tepung, atau orang yang mengergaji serbuk kayu.

Adalah bencana besar, manakala kita rela mengabaikan masa depan dan justru hanya disibukkan oleh masa lalu. itu, sama halnya dengan kita mengabaikan istana-istana yang indah dengan sibuk meratapi puing2 yang telah lapuk. Padahal, betapapun seluruh manusia dan jin bersatu untuk mengembalikan semua hal yang telah berlalu, niscaya mereka tidak akan pernah mampu, sebab yang demikian itu sudah mustahil pada asalnya.

Motivasiku untuk mengubur masa lalu yang pahit dan kelam…Angin akan selalu berhembus kedepan, dan segala sesuatu bergerak maju kedepan…Majulah dan Jangan pernah melawan sunah kehidupan.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: